peluang bisnis

Menjadi Sukses Karena Uang Receh

kaya dari uang kecil

Kisah tentang kesuksesan yang disebabkan oleh uang receh ini sebenarnya sudah banyak yang mengulas dan kali ini saya berbagi sisi lain yang akan mengajak anda bahwa sekecil apapun uang yang didapatkan, asalkan itu merupakan kerja keras, pasti akan membuahkan sukses. Jika berkenan, saya ingin menceritakan kejadian lucu tetapi menyebalkan yang terjadi minggu lalu. Begini ceritanya:

Saya dan teman minggu lalu pergi ke suatu tempat dan menuju ke sana harus masuk tol walau jaraknya dekat. Tarif tol yang dikenakan juga yang termurah yaitu Rp. 2.000. Saat membayar, teman saya memberikan uang pecahan (receh) sebesar 2 x 500 ; 5 x 200. Jadi totalnya Rp. 2000. Saat diberikan kepada petugas, eh malah menyeletuk: “Abis dari pasar ya, pak.. uangnya recehan”. Tadinya teman saya mengira penjaga tol tersebut hanya becanda. Tetapi saat melihat mukanya yang masam, teman saya tidak tahan untuk berkomentar: “Kenapa, mas? Ada masalah? Pemilik supermarket Matahaxx dan pemilik pom bensin itu kaya dari uang receh.. dan itu tidak masalah bagi mereka!” Setelah dijawab seperti itu, eh petugas tol menyeletuk lagi: “Tapi mereka yang punya perusahaan, pak.. kalau saya cuma pegawai.” Dan karena antrian cukup panjang, akhirnya teman saya sambil tancap gas berkata: “Makanya mas, jangan sombong.. Ente digaji dari uang receh aja masih sombong.. Gimana bisa menjadi seorang pemimpin?”

Saya tertawa mendengar perdebatan tersebut.. tetapi saya juga berfikir argumen yang disampaikan teman saya sungguh tepat. Banyak diantara kita yang tidak sadar dan menjadi sombong hanya karena melihat uang receh. Saya dan sebagian blogger juga sebenarnya hidup dari uang receh yang dikumpulkan dari monetise blog, yang mengandalkan penghasilan dari adsense. Kadang nilainya turun-naik dan tidak stabil. Walaupun kesannya dibayar oleh google dalam bentuk dollar, tetapi nilai klik-nya yang dikumpulkan sebanding dengan uang receh. Coba lihat jika nilai klik 0,01$ itu sebanding dengan 130 rupiah, bukan? Dan itu uang receh, karena tidak ada nominal rupiah kertas senilai seratus. Tapi ingat, sudah banyak blogger sukses dengan penghasilan puluhan juta perbulan dari adsense.

Dan apa yang disebut oleh teman saya, bahwa pengusaha supermarket terkenal di Indonesia itu memang sukses karena mengumpulkan uang receh. Coba anda tanyakan ke pegawai mereka, keuntungan suatu item produk yang senilai dengan harga Rp. 10.000, itu berapa rupiah? Sengaja saya ambil angka patokan Rp. 10.000 karena sebagian besar di supermarket itu menjajakan produk di range harga tersebut. Sama juga dengan margin per liter bensin yang dijual di pom bensin.

Masalahnya, apakah kita masih malu dan menganggap remeh tentang uang receh? Sebagai contoh terakhir, saya punya sahabat yang sukses meraih uang ratusan juta dari penjualan spirtus yang dipasaran seharga Rp. 500 per kemasan. Dan ongkos produksinya hanya 40% dari harga tersebut. Ini bukti bahwa uang receh jangan diabaikan. Dalam bisnis online yang anda kelola, jangan juga terpaku harus untung besar. Selama anda bisa mengelola dengan benar, apalagi jika segala sesuatunya bisa dijalankan secara online, maka pikirkan volume saja. Karena bisnis online sejati itu tidak dibatasi oleh ruang dan waktu sehingga anda bisa menjual produk ke belahan dunia manapun untuk meraih market.