peluang bisnis

Cara Memilih Hosting Yang Tepat

hosting yang bagus

Tutorial ini saya sajikan atas dasar banyaknya pertanyaan yang terkait cara tepat memilih paket hosting untuk bisnis, yang sering dikeluhkan pemilik website. Biasanya golongan orang yang mengeluhkan ini didasari performance situsnya yang sering mendapat warning di google webmaster. Diawali ketidaktahuan tentang cara pemilihan hosting dan tergiur dengan harga murah, maka imbasnya adalah kualitas tampilan blog terabaikan. Berikut ini tutorial terbaik untuk anda pelajari, sehingga bisnis online yang dijalankan tidak mengalami kendala. Karena hosting atau server adalah hal paling utama yang perlu dipersiapkan secara serius. Jika anda tidak serius mempersiapkan hal ini dengan alasan hanya sebagai usaha sampingan, maka anda bukanlah termasuk pengelola bisnis online yang sesuai dengan arti sesungguhnya.

Akibat Yang Terjadi

Berikut ini akibat yang akan terjadi pada situs anda yang akan mempengaruhi kinerja dan pengelolaan website akibat memilih hosting dengan cara yang salah. Efek negatif yang akan terjadi diantaranya:

  1. Situs memiliki loading yang berat. Sebagian besar penyebab blog lemot diakses memang berasal dari komponen situs itu sendiri. Salah satunya adalah RAM. Beberapa kasus yang saya amati, banyak penyedia hosting yang tidak mau mencantumkan kapasitas ram yang diberikan kepada usernya.
  2. Server overload karena penuh, akan berakibat loading web menjadi lama. Bahkan pada tingkat tertentu misalnya kapasitas hosting mencapai di atas 70% maka imbasnya bisa terjadi server down. Memang untuk memilih pengelola hosting yang berkomitmen seperti ini memang susah. Biasanya mereka tidak mau mengakui bahwa servernya penuh, cara ini lazim disampaikan jika kita sudah menjadi pelanggannya. Bila belum menjadi pelanggan, mereka selalu berkoar-koar penggunanya sudah banyak dan tidak bermasalah. Jadi pengalamanlah yang akan menjawab kebenaran informasi up time server.
  3. Jika kondisi loading berat dan sering off terhadap website yang kita miliki, maka akan berakibat buruk turunnya pengunjung dan posisi situs dalam penelusuran search engine. Salah memilih hosting yang seperti ini sangat fatal. Apalagi efeknya tidak dalam waktu yang lama. Kurang dari sebulan, bisa saja ranking situs anda melorot dalam pencarian.

Tips Terbaik

Dari ketiga efek yang saya sebutkan akibat kesalahan dan ketidak mengertian cara memilih hosting yang bagus dan benar, maka terlihat fatal, bukan? Banyak pihak yang mengeluh dan mundur dan beranggapan bisnis via internet kurang menjanjikan. Padahal bukan usahanya maupun metode pemasaran yang salah, melainkan performance situs yang terabaikan. Berikut ini tips terbaik untuk anda di dalam membeli hosting, diantaranya:

  1. Jika modal ada, saya sarankan membeli VPS (mini server).
  2. Jika anda sedang coba-coba, sebaiknya pilih share hosting bukan dari harga yang ditawarkan. Melainkan berdasarkan fitur yang disediakan. Tidak perlu termakan promosi yang hebat, sebaiknya pelajari saja fitur-fitur yang disediakan. Jika anda kurang paham dengan bahasanya, bisa juga dengan cara menelusuri di google tentang bahasa internet tersebut.
  3. Sebagian besar penyedia layanan share hosting memberikan pilihan tentang kapasitas yang hebat bahkan hingga unlimited space. Jika anda tergiur, maka anda masuk dalam perangkap cara mereka berpromosi mengenai paket hosting yang ditawarkan. Anda perlu pahami di dalam membangun website, biasanya pemakaian memory kurang dari 300MB. Saya punya situs wisata yang per postingnya memiliki 5-10 gambar, dan saat ini telah mencapai ratusan artikel. Saat dicek besarnya kapasitas web saya hanya 400MB. Memang, saya batasi ukuran file gambar maksimal hanya 100kb / image.
  4. Jangan tergoda kapasitas bandwidth, apalagi sampai dikatakan unlimited. Biasanya cara promosi dengan mengatakan keunggulan hosting dengan kapasitas bandwidth unlimited, malah memberikan RAM yang kecil pada pelanggan. Pemilihan hosting berdasarkan kapasitas bandwidth semata adalah cara yang sangat salah. Pengalaman saya di dalam mengelola ratusan blog dan situs, ternyata pemakaian bandwidth per situs sangatlah kecil (kurang dari 1 GB untuk visitor 100,000 per hari). Jadi buat apa pilih yang besar-besar?
  5. Jangan memilih penyedia share hosting yang mengunggulkan nama-nama besar perusahaan yang menggunakan jasanya. Jika anda memiliki perusahaan sendiri dengan server sendiri juga bisa koq dititipkan pada penjual webhosting (colocation server). Dan ini akan diakui sebagai klien dan dimanfaatkan untuk pemasaran produk hosting. Mengapa perusahaan melakukan colocation? Hal ini dilakukan agar memperkecil pengeluaran perawatan server (maintenance), lokasi peletakan, serta dengan alasan keamanan. Sebagian besar perusahaan di dunia ini melakukan kegiatan ini. Jadi jika anda memilih hosting dengan cara memperhatikan siapa klien dari perusahaan tersebut adalah kesalahan besar.

Demikianlah tutorial yang terbaik yang dapat saya sampaikan kepada pebisnis online pemula tentang cara-cara memilih hosting yang terbaik dan tepat. Anda harus pahami hal ini sangat vital dan faktor pertama yang akan mempengaruhi keberhasilan usaha, terutama dalam hal performance website. Teknik marketing dan desain web yang hebat menjadi percuma jika ternyata situs sulit dibuka, loading tinggi dan bahkan server sering mengalami down.