peluang bisnis

Apakah Kondisi Jaminan Mempengaruhi Persetujuan Gadai?

gadai bpkb mobil
Pinjaman Tunai Gadai BPKB

Beberapa waktu yang lalu ada seseorang yang menghubungi saya dan mengajak diskusi terkait kondisi agunan. Dia menanyakan perihal kondisi jaminan yang mempengaruhi persetujuan layanan gadai. Dan tentu saja hal itu benar adanya. Pengalaman bekerja melayani marketing internet pada jasa pinjaman dana tunai, saya banyak mendapatkan ilmu. Dan sebagian telah saya tuangkan dalam bentuk tips yang berkaitan dengan jasa pegadaian BPKB mobil. Di situ juga telah saya sebutkan pada poin 3, terkait dengan kondisi.

Sebelum kita ulas secara teknis resmi, ada baiknya kita buka pemahaman kita secara sederhana. Jika ada seseorang ingin meminjam uang kepada anda secara pribadi dengan menyerahkan bpkb, apakah anda langsung menyetujui? Apakah jika sudah melihat kondisinya dan ternyata mobil tersebut tidak layak pakai, apakah anda akan memberikan pinjaman seperti beberapa perusahaan lakukan (misalnya: Siduit.com, Danajakarta.co.id, dan lainnya) yang menawarkan program gadai bpkb mobil? Saya sudah dapat menebak, tentu anda tidak akan memberikannya uang, bukan?

Begitu pula pada lembaga kredit resmi. Apalagi mereka memang memiliki standar tertentu setiap tipe dan merek kendaraan terutama dalam hal taksasi harga mobil agunan. Kondisi terlalu istimewa dan biasa akan disamakan nilainya karena jika terjadi wanprestasi dalam kredit dan unit tersebut ditarik, maka saat dilelang nilainya sama saja. Itulah sebabnya jika jaminan memiliki asesoris dan variasi perlengkapan yang nilainya mahal maka nilai taksasinya tetap sama. Toh saat dilelang juga pihak bidder (pembeli) tidak menjadikan kondisi full variasi ini sebagai peningkat harga.

Lalu bagaimana jika kendaraan memiliki kondisi yang buruk atau di bawah standar dan bahkan tidak layak pakai? Ini tentu saja ditolak sebagai agunan. Mobil ex-rally dan ex-taksi juga tidak dapat dijaminkan terkait dengan perubahan peruntukannya dibanding standar pabrikan.

Dengan penjelasan ini diharapkan calon debitur memahami bahwa pemilik dana (kreditur) menetapkan standar tertentu terhadap jenis jaminan gadai. Semuanya dikembalikan kepada resale value dan minat pasar terhadap merek dan tipe mobil tersebut. Jika anda perhatikan, kendaraan yang bersifat umum dan populasinya tinggi kepemilikannya di masyarakat, maka mereka dengan senang hati menerimanya sebagai agunan dan memberikan nilai patokan pencairan yang tinggi. Semoga informasi ini berguna kepada setiap pembaca.

Related Post

Waspada Jual Beli Domain PR Tinggi Praktek jual beli nama domain yang memiliki pagerank tinggi (high PR) perlu diwaspadai mengingat banyak terdengar nada kecewa akibat transaksi yang di...
Apakah Perbedaan Pemimpin Dengan Manager? Dalam dunia usaha kita sering mendengar istilah pemimpin dan manager yang sering diucapkan. Kedua kata yang bisa saja merujuk pada satu individu ini t...
Manakah Jenis Bisnis Online Yang Kamu Sukai? Seperti yang pernah saya tuliskan sebelumnya bahwa cara menjalankan usaha online sebaiknya dimulai dengan hal yang disukai. Setelah ini kembangkan bis...
Pengertian Syarat Pinjaman Data Segaris Bagi anda yang bekerja di bank atau leasing, mungkin sudah terbiasa mendengar istilah "data segaris" pada layanan pinjaman. Tetapi mungkin masyarakat ...
Menjadi Sukses Karena Uang Receh Kisah tentang kesuksesan yang disebabkan oleh uang receh ini sebenarnya sudah banyak yang mengulas dan kali ini saya berbagi sisi lain yang akan menga...